Harga Buah Iles Naik Terus Setiap Tahun

Tanaman porang memiliki nama latin Amorphopallus oncophyllus. Orang juga sering menyebutnya bunga bangkai jawa, porang, suweg atau iles-iles. Tumbuhan berumbi ini sebelumnya dianggap menjadi tanaman tak layak jual. Tetapi, ternyata, kebutuhan iles-iles makin banyak lantaran kegunaannya cukup majemuk.

Tanaman porang dipakai menjadi bahan pengikat pembuatan tablet obat dan zat pengental dalam pembuatan sirup dan sari buah. Iles-iles pula sebagai bahan kuliner sehat, setelah diolah menjadi jeli seperti konyaku.

Tak heran,Belakangan ini permintaan iles-iles terus meningkat, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun Sayangnya saat ini pasokan iles-iles belum bisa mengimbangi permintaan. Porang hanya sanggup dipanen sekali dalam setahun.

Kebutuhan porang di dalam maupun luar negeri, banyak diperlukan untuk industri kuliner.Kebutuhan Iles iles di luar negeri ada di negara Jepang. Iles-iles merupakan bahan baku makanan di sana, berupa konyaku dan shirataki.

Harga buah iles Tiap tahun, harganya terus naik, Bila pada tahun 2008 harga iles-iles organik masih Rp 2.250 per kilogram (kg),lalu naik menjadi Rp 2.800 per kg dan sekarang harga umbi iles-iles ini lumayan mahal yakni 1 kg umbi iles-iles kering bisa mencapai 11-14 ribu. Umbi ini akan di ekspor ke luar negeri.

Harganya 11-14 ribu perkilonya adalah harga jual kepada pengepul sedangkan kalau sudah jadi olahan jadi tentu bisa lebih mahal.
Cara pengolahan umbi iles-iles pun cukup mudah, yakni dengan cara dipotong tipis-tipis kemudian dijemur sampai kering di panas matahari.

Harga buah iles sudah jadi olahan juga bervariatif yang bisa kita jumpai di marketplace seperti bukalapak, tokopedia dan lainnya.
Di marketplace Indonesia tepuk porang dijual antara Rp.8000-Rp.10000 dalam kemasan 55 gram.

Iles-iles atau lebih dikenal dengan nama porang adalah tanaman penghasil umbi. Tak ubahnya ubi, suweg, dan talas, umbi porang juga dapat dikonsumsi.

Tanaman umbi satu ini termasuk ke dalam jenis tanaman obat. Glukomanan yang terkandung dalam tanaman porang menjadi salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Setiap 100 gram porang hanya mengandung 3 kalori.

Porang membawa beragam manfaat baik untuk kesehatan maupun industri pangan dan obat-obatan.

  1. Glukomanan pada porang mampu mengurangi kadar kolesterol dan memberikan rasa kenyang lebih lama di perut. Karena rendah kalori, porang tidak akan mengganggu Anda yang tengah menjalankan program diet.
  2. Tepung porang rendah kadar indeks glikemik sehingga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes.
  3. Dengan kandungan serat pangan yang tinggi, porang bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dari berbagai penyakit seperti kanker usus besar, penyakit kardiovaskular, dan kencing manis.
  4. Di Filipina, tepung porang digunakan untuk pengganti terigu dan bahan baku roti. Rasanya yang netral membuatnya muda dipadupadankan dengan bahan makanan lain.
  5. Di Jepang, porang dimanfaatkan untuk campuran makanan mi shirataki dan konnyaku.
  6. Di industri obat-obatan, glukomanan dimanfaatkan untuk pembentuk kapsul pada obat

iles-iles merupakan tanaman yang hidup di bawah naungan dan hanya memerlukan kurang lebih 40% sinar matahari.
Setiap kali panen, satu hektare lahan bisa menghasilkan 10-12 ton umbi iles-iles. Alhasil,bisa menghasilkan omzet kurang lebih Rp 840 juta setiap kali panen. Hasil ini masih bisa bertambah seiring dengan teknik berbudidaya porang yang semakin maju.

Meski demikian kendala yang dihadapi tentu ada terutama cuaca.Perubahan cuaca yang sangat cepat sebagai hambatan primer penanaman iles-iles. Mestinya musim kering panen, tapi tiba-tiba hujan. Itu bisa menyebabkan gagal panen.

Exit mobile version